SUARA BAPTIS PAPUA

Dukung Aksi Perdamaian Atas Kekerasan di Papua Barat.
Jika Anda Peduli atas kemanusiaan Kaum tertindas di Papua barat Mohon Suport di sini:

Please donate to the Free West Papua Campaign U.K.
Kontribusi anda akan kami melihat ada perubahan terhadap cita-cita rakyat papua barat demi kebebasan dan kemerdekaannya.
Peace ( by Voice of Baptist Papua)

Apa Solusi Atas Konflik Papua?

Scoop Voice Baptist

About Me

My Photo
Papua, Papua barat/Indonesia, Indonesia
Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua tidak akan pernah memilih diam ketika umat ditintas dan akan terus bersuara sampai keadilan benar-benar terjadi di tanah papua

Voice of Baptist Papua

Asian Human Rights Commission

Welcome to Suara Baptis Papua Online

SB - PAPUA-News

© Copyright 2011 suara baptis papua. Powered by Blogger.

Latest Post

Showing posts with label buctar. Show all posts
Showing posts with label buctar. Show all posts

Buctar: FUI berjihat di papua, Kami juga Siap berjihat

Written By Voice Of Baptist Papua on December 26, 2011 | 10:07 PM


Buctar Tabuni Ketua KNPB (Foto sbp)
Jayapura,  Buctar Tabuni, Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB), kami di papua siap berjihat   apabila Forum Umat Islam mau berjihat di papua. hal itu disampaikan lewat via seluler, saat menghubungi SBP papua, selasa, 27/11.
 
Tabuni menambahkan, mereka (FUI) itu gila dan Statement sangat diskrimunatif  terhadap umat minoritas di Indonesia khususnya di papua.

Dia berharap pemuda kristen di papua harus menanggapi ini agar rencana jihatan tidak terjadi papua, kalaupun terjadi di papua maka akan berakibat konflik agama (Sara), ujarnya.

Senada juga di sampaikan salah satu anggota pemuda baptis papua Iche Morib, Bahwa mereka FUI hanya mencari sentasi dan perhatian public sehingga tidak perlu menanggapi terlalu berlabihan, ujarnya.

Buchtar Tabuni released from prison

Written By Voice Of Baptist Papua on August 18, 2011 | 7:35 AM

 Jayapura,
Buchar Tabuni was released from Abepura prison on August 17 in Jayapura, West Papua. He was imprisoned after taking part in a peaceful demonstration in October 2008 supporting the launch of the International Parliamentarians for West Papua (IPWP) in the UK Parliament.

Many other political prisoners remain in prison, including Filep Karma, serving 15 years for raising the banned Morning Star flag.

More>>Buchtar Tabuni released from prison « West Papua Media Alerts

Buktar Tabuni Bebas dari Istana Kebenaran

Written By Voice Of Baptist Papua on August 17, 2011 | 6:32 PM

Buktar:  Pembebasan di HUT NKRI  ini adalah Suatu Penghinaan
















Buktar Tabuni yang kemarin mendapat remisi tiga bulan mengakibatkan yang bersangkutan langsung menghirup udara bebas.
SENTANI- Buktar Tabuni (BT), Ketua Umum  KNPB (Komite Nasional Papua Barat) merupakan salah satu dari 656 Napi di Papua yang mendapat remisi 17 Agustus, Rabu (17/8), kemarin.
Bagi setiap Napi, tentunya remisi merupakan salah satu momen yang ditunggu-tunggu agar hukum mereka bisa dikurangi.
Namun lain halnya bagi Buktar, justru remisi ini dianggap sebagai suatu penghinaan bagi bagi ‘bangsa Papua Barat’.   Ya, genap sudah Tiga tahun masa hukuman yang dijalani BT sebagai tahanan yang sebelumnya dipenjara dengan tuduhan penghasutan.
Sebagai tahanan titipan di Lapas Narkotika Kelas II A Jayapura, Buktar Tabuni mendapatkan remisi II dengan 3 bulan pemotongan masa tahanan. Bertepatan dengan itu pula, Buktar Tabuni juga telah selesai menjalani masa tahanannya. Ia dinyatakan bebas secara langsung.
Kebebasan itu disambut isak tangis haru oleh Buktar Tabuni dan  masa pendukungnya, yang menjemputnya secara langsung di depan pintu gerbang Lapas.
Sayangnya pembebasan tanpa syarat yang di terima Buktar diklaimnya sebagai penghinaan bagi bangsa Papua Barat.
Mereka fikir saya bebas hari ini, saya akan mencintai indonesia, tidak.. saya akan kembali memperjuangkan Negeri ini lebih redikal lagi,” teriak BT dengan lantang, yang di sambut teriakan massa pendukungnya. "
Hal itu di katakan Buktar Tabuni,

West Papua: Buchtar Some Papuan tapols dont get enough attention

Written By Voice Of Baptist Papua on July 5, 2011 | 7:58 AM

Buchtar Tabuni, a Papuan political prisoner now being held in
Jayapura, has complained that some Papuan political prisoners are
not being given enough attention by NGOs and religious organisations. They are focusing most of their attention on particular political prisoners while others are being neglected.
The NGOs have so far failed to give proper attention to some of us
political prisoners, while paying attention to certain prisoners, in
partiulcar' said Buchtar Tabuni. He expressed this opinion on Monday, 20 
June at the Narcotics Prison in Doyo Baru, Sentani, Jayapura, where he is being held.
'Sometimes they pay us no attention at all, even though we are also
political prisoners, he said. '

Twitt VBPapua

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SBP-News @VBaptistPapua - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger