RMOL. Pemerintah Australia tidak mendukung gerakan separatis di Papua. Separatisme di Papua dipandang sebagai gerakan yang bertentangan dengan kepentingan Indonesia, rakyat Papua dan juga Australia.
Hal ini ditegaskan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, ketika berkunjung ke redaksi Rakyat Merdeka Group,di Graha Pena, Jalan Raya Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat siang (18/2)"Sikap pemerintah Australia sudah jelas dalam masalah ini (Papua) bahwa
kami mendukung Konvensi Lombok, yang menegaskan bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia. Mendukung separatisme di Papua bertentangan dengan kepentingan Indonesia, bertentangan dengan kepentingan kami, dan bertentangan dengan kepentingan rakyat Papua. That's not the best interest," ujarnya.
Dia juga berharap pemerintah Indonesia memperlakukan (to govern) Papua dengan baik, seperti daerah-daerah lainnya. Australia pun, sambungnya, mendukung otonomi khusus di Papua, dan menganggap itu sebagai gagasan terbaik untuk membangun Papua. [guh]
sumbe
𝐒𝐜𝐨𝐨𝐩: 𝐌𝐨𝐬𝐬𝐚𝐝 𝐝𝐢𝐫𝐞𝐜𝐭𝐨𝐫 𝐯𝐢𝐬𝐢𝐭𝐬 𝐔.𝐒. 𝐟𝐨𝐫
𝐈𝐫𝐚𝐧 𝐜𝐨𝐧𝐬𝐮𝐥𝐭𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧𝐬
-
Barak Ravid, Axios, January 16, 2026
The director of Israel’s Mossad spy agency, David Barnea, arrived in the
U.S. on Friday morning for talks on the si...
11 hours ago

0 Komentar Anda:
Post a Comment
Your Comment Here