SUARA BAPTIS PAPUA

Dukung Aksi Perdamaian Atas Kekerasan di Papua Barat.
Jika Anda Peduli atas kemanusiaan Kaum tertindas di Papua barat Mohon Suport di sini:

Please donate to the Free West Papua Campaign U.K.
Kontribusi anda akan kami melihat ada perubahan terhadap cita-cita rakyat papua barat demi kebebasan dan kemerdekaannya.
Peace ( by Voice of Baptist Papua)

Apa Solusi Atas Konflik Papua?

Scoop Voice Baptist

About Me

My Photo
Papua, Papua barat/Indonesia, Indonesia
Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua tidak akan pernah memilih diam ketika umat ditintas dan akan terus bersuara sampai keadilan benar-benar terjadi di tanah papua

Voice of Baptist Papua

Asian Human Rights Commission

Welcome to Suara Baptis Papua Online

SB - PAPUA-News

© Copyright 2011 suara baptis papua. Powered by Blogger.

Latest Post

Showing posts with label Bintang Kejora. Show all posts
Showing posts with label Bintang Kejora. Show all posts

Bendera OPM Berkibar, Kemhan Pertanyakan Komitmen Australia

Written By Voice Of Baptist Papua on August 23, 2012 | 5:10 PM

Toko Lush di Mal Garden City, Perth, Australia.
Republika.co.id JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mempertanyakan komitmen Pemerintah Australia untuk membantu Indonesia dalam menyelesaikan masalah kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Padahal, ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahana (Sekjen Kemhan), Marsdya TNI Eris Herryanto, pemerintah Australia selama ini mengaku menghormati Indonesia sebagai negara kedaulatan.

"Harusnya komitmen itu tetap dijaga," kata Eris saat dihubungi ROL, Rabu (23/8).

Pernyataan tersebut menyusul terpajangnya bendera OPM di etalase toko kosmetik Lush di Perth, Australia. Namun, belum diketahui motif pemajangan foto tersebut.

Lush sendiri merupakan jaringan toko kosmetik yang memiliki kantor pusat di Poole, Dorset, Inggris.

Jaringan toko kosmetika itu pertama kali dibuka pada 1994 oleh suami dan istri Mark dan Mo Konstantinus di Poole di bawah nama Kosmetik House Limited.

Menurut Eris, jika hal itu dilakukan secara individu, maka hal tersebut masih masuk ke dalam hak kebebasan dan tidak mengganggu kedaulatan. Namun, pihaknya mengaku tetap waspada dengan adanya semua kegiatan tersebut.

Yunus Wonda, Bintang Kejora, Berkibar, Bukan Berarti Papua Merdeka

Written By Voice Of Baptist Papua on June 26, 2012 | 4:50 AM

Bintang Kejora (JUBI)
Jayapura (26/6) ---Adanya isu yang menyebutkan jika pada hari ulang tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM), 1 Juli mendatang akan ada pengibaran Bendera Bintang Kejora (BK) di seluruh tanah
Papua. Hal ini mendapat tanggapan dari Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP).

Wakil Ketua I DPRP, Yunus Wonda mengatakan, masyarakat jangan gampang terprovokasi dengan isu seperti itu. “Masyarakat jangan mudah terpancing isu seperti itu. Tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa. Bukankah di tahun-tahun sebelumnya kondisi tetap kondusif. Jadi jangan mengaitkan isu itu dengan rentetan kejadian beberapa waktu lalu,” katanya, Selasa (26/6).

Menurut Yunus, semua pihak tak perlu terlalu kuatir, karena pihak yang berbeda ideologi juga paham dan menyadari jika Bintang Kejora tidak bisa dikibarkan sembarang, karena merupakan lambang identitas. “Bintang Kejora bukan mainan atau layang-layang bisa dinaikkan dan diturunkan seenaknya. Tentu teman-teman yang beda ideologi paham itu.  Namun kalaupun itu benar, kami juga minta aparat tidak bertindak anarkis. Jangan melakukan kekerasan, tapi harus dengan pendekatan persuasif,” katanya.

Yunus mengharapkan, agar jangan lagi ada pertumpahan darah dan warga sipil yang matidiujung bedil aparat. Kalaupun terpaksa petugas harus menembak, jangan sampai menghilangkan nyawa masyarakat, tapi cukup dilumpuhkan saja. “Kami sudah sampaikan itu kepada Menkopolhukam, Panglima TNI dan Kapolri, bahwa orang Papua adalah manusia, bukan binatang. 

Satu nyawa orang Papua hilang itu isunya internasional. Sebab Bintang Kejora berkibar, bukan berarti Papua langsung merdeka. Itu adalah bagian dari ekspresi jiwa orang
Papua. Jangan lagi ada pertumpahan darah di Papua. Jangan sekadar bicara tanah perdamaian,” katanya. (Jubi/Arjuna)

Jenazah Aktivis Kemerdekaan Papua, Mako Tabuni di Makamkan

Written By Voice Of Baptist Papua on June 16, 2012 | 8:16 PM

Acara Pemakaman Musa Mako Tabuni (foto-VB)
Jayapura Voice-Baptist- -Akhirnya Jenasah Wakil Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Makamkan, proses pemakaman jenazah, Mako Tabuni, diwarnai pengibaran bendera Bintang Kejora yang dilakukan oleh KNPB bersama pendukungnya.

Dihadiri oleh ribuan orang papua, jenazah dimakamkan di Kampung Sereh, Kabupaten Jayapura sentani  - Papua, sekitar pukul 17.30 Waktu Indonesia Timur.

"Para pendukungnya mengibarkan dua bendera Bintang Kejora dan 2 bendera Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di lokasi pemakaman," Voice Baptist yang meliput langsung proses Pemakaman Sabtu (16/06) petang.

Pet jenazah Musa M. Tabuni yang ditutupi bendera Bintang Kejora -- sempat diarak para pendukungnya dari rumah duka menuju ke lokasi pemakaman yang berjarak sekitar 1 km.

"Tidak ada yel-yel, atau teriakan, kecuali Rasa duka dan kehilangan seorang Musa Mako Tabuni yang meliputi di sepanjang jalan menuju pemakaman.

Proses arak-arakan dan pemakaman jenazah sendiri di ambil alih oleh KNPB dan para militan berseragam army mengawal jenazah berlangsung dengan tertib. "Dan, aparat keamanan hanya melihat dari kejauhan, yang berjarak sekitar 2 km dari lokasi pemakaman,"

Sebelumnya, sempat terjadi perdebatan antara keluarga dan otoritas keamanan tentang lokasi pemakaman Mako Tabuni.

Pihak Komite Nasional Papua Barat disebutkan meminta jenazah Mako Tabuni untuk dimakamkan di samping makam tokoh Papua, Theis Hio Eluay, namun hal ini tidak terealisasi Karena aparat melarang untuk dimakamkan di samping Theis Hio Heluay.
Informasi dari Pengurus KNPB bahwa Ondoapi Sereh telah ijinkan Mako Tabuni di makamkan di lapangan Theis, namun rencana ini tidak terealisasi yang di sebabkan karena aparat memblokade tempat pemakan di lapangan Theis, ahkirnya pihak keluarga dan KNPB sepakat Jenazah di makamkan di pemakaman umum di Sereh sentani.

Namun menurut pemantauan VB, aparat gabungan TNI/Polri melakukan penjagaan cukup ketat di sejumlah lokasi  vital di daerah Jayapura, Abepura dan Sentani dan sekitarnya.

"Sangat banyak aparat polisi dan TNI, berada di sepanjang lokasi di jayapuar, "Namun sampai proses pemakaman berakhir tadi sore, situasi relatif aman," lanjutnya.

Walaupun demikian, sejumlah masyarakat di Jayapura, Sentani dan Abepura, sempat termakan isu akan adanya arak-arakan pendukung Mako Tabuni yang mengancam akan membalas dendam kematian pemimpinnya.

"Akibatnya sejak pukul 5 sore WIT, sebagian warung, pasar swalayan, dan toko kecil, memilih tutup," l

Musa Mako tabuni Tewas di Tembak aparat kepolisian Polda Papua, di lokasi Perumnas 3 Wena Jayapura - Papua, Sejumlah saksi menyebutkan Almarhum di tembak saat berdiri makan pinang di depan kios perumnas, Saat itu ada tiga Mobil Avanza  berwarna Hitam, Silver dan satu Dahaztu Biru yang turun dari mobil dan menembaki Mako Tabuni sampai tewas  di tempat kejadian, (tw)

Anggota Militan KNPB Wilayh Fakfak West Papua disiagakan

Written By Voice Of Baptist Papua on May 24, 2012 | 10:52 PM


Militan KNPB Wilayah Fakfak
JayapuraVoice baptist,--Terkait beredarnya isu yang menyebutkan bahwa akan terjadi pengibaran bendera bintang kejora di daerah workshop yang merupakan basis KNPB wilayah Fakfak.

Menyinggung adanya puluhan anggota militan KNPB yang disiagakan di markas KNPB yang berlokasi di Jalan Kokas, sekitar 3 km dari Kota Fakfak, Melianus Wantik menegaskan bahwa keberadaan militan adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Isu itu tidak benar. Kami tidak melakukan cara-cara seperti itu. Saya mengharap agar kita tidak terpengaruh oleh provokasi dan isu-isu yang sengaja dibangun oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.” Tegas Melianus.

Senada dengan itu, anggota parlemen rakyat Papua Barat, Yoris mengatakan, “Jangan terpengaruh isu-isu murahan. Tetap lakukan aktivitas seperti biasa. Kami dari parlemen rakyat menjamin keamanan rakyat.”
Andry Letsoin, penasehat KNPB Fakfak juga menyerukan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu. “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Fakfak, agar tidak terprovokasi oleh gerakan-gerakan pembusukan seperti ini.” Ujar Andry.

Adanya militan yang berseragam loreng, langsung mendapat reaksi antisipasi dari polisi. Puluhan polisi bersenjata laras panjang disiagakan di simpul jalan 1 km sebelum markas KNPB. Polisi juga mengutus salah seorang anggotanya untuk mengundang pimpinan KNPB untuk berdialog di Terminal Jalan Kokas, dimana polisi bersiaga.

Mendapat undangan tersebut, Melianus mengatakan akan membicarakannya dengan pengurus KNPB yang lain.

“Saya akan membicarakan hal ini lebih dulu. Namun jika saya datang, tentu saya tidak sendiri. Ada beberapa orang yang ikut, juga kami akan didampingi oleh anggota keamanan kami.” Ujar Melianus.
Setelah lama ditunggu tetapi tidak mendapat respon dari KNPB, akhirnya polisi ditarik mundur ke Mapolsek Fakfak kota. Meski situasi menghangat, namun keamanan masih dalam kendali aparat keamanan. (wah)

50-an Bintang Kejora Berkibar di Serui papua

Written By Voice Of Baptist Papua on April 21, 2012 | 8:50 AM

Aksi di serui (foto Binpa)
Binpa SERUI- Heboh,  sekitar  50-an bendera  Bintang Kejora  (BK) sebagai  simbol Papua Merdeka  berkibar
di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen,  Jumat (20/4).  Lima puluhan bendera itu dibawa  ribuan  warga  Papua yang menggelar unjuk rasa di Tanggul Serui , sebagai bentuk dukungan atas peluncuran International Parlementarian of West Papua (ILWP) di Amerika.

Koordinator Foker LSM Papua wilayah teluk Cencerawasih Aston Situmorang ketika dikonfirmasi mengatakan,  warga yang berunjuk rasa hari ini datang dari seluruh distrik di Serui. Mereka mengikatkan bendera di kayu dan mengayun-ayunkannya ke udara.

Apa yang Salah dengan “Bintang Kejora”?

Written By Voice Of Baptist Papua on January 12, 2012 | 12:33 AM

Bintang Kejora
Vtemplateblog  ( Rabu, 11/01/2012 ) Belakang ini, nama Bintang Kejora agak tenar di media massa. Sebetulnya sudah lama nama ini didengar. Hanya saja beberapa waktu belakangan nama ini tenar beserta dengan persoalannya. Bintang Kejora, nama bendera yang dikibarkan di beberapa daerah di Papua.
Saya tidak tahu banyak tentang Bintang Kejora dan segala permasalahannya. Mungkin media massa banyak mengulasnya namun saya kurang mencermatinya. Yang saya tangkap hayalah satu yakni pengibaran bendera itu membuat pejabat Indonesia geram. Tak jarang terjadi aksi berdarah antara aparat dan masyarakat sipil yang mengibarkan bendera ini. Data pastinya bisa dicari di internet.
Sebenarnya apa yang salah dengan pengibaran Bintang Kejora ini? Ada isu-isu bahwa pengibaran itu terkait dengan separatisme. Maksudnya, masyarakat yang mengibarkan bendera itu mau memerdekakan diri. Ini berarti mereka mau berpisah dengan NKRI. Namun,

Waktunya untuk Rudd berdiri mengambil bagian hak-hak dasar di Papua Barat

Written By Voice Of Baptist Papua on December 1, 2011 | 8:27 PM

Oleh: Tom Clarke
 Dari: Australia
This published: Theaustralian.com.au/news/world/
Menteri
 Luar Negeri Kevin Rudd telah mempertaruhkan Australia pencalonan Dewan Keamanan PBB - dan reputasi internasional - Australia  klaim bahwa "pembela prinsip hak asasi manusia untuk semua" dan bahwa kita "melakukan apa yang kita katakan".
Dia harus sama yang bersangkutan, terus terang dan vokal pada manusia-pelanggaran hak asasi dan hak-hak dasar demokrasi dan kebebasan di depan
mata kami karena ia telah berada di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Hari ini adalah peringatan 50 tahun
pengibaran pertama bendera Bintang Kejora Papua Barat.

Twitt VBPapua

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SBP-News @VBaptistPapua - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger